Jumat, 19 Agustus 2011

kehidupan perantauan

hidup ini berputar dan terus berputar. bagaikan roda yang menggelinding tanpa henti. kita tidak akan berdiri disini terus-menerus. allah menciptakan bumi dengan hamparan luas sebagai tikar hidup dan langit sebagai selimut. maka merugilah mereka yang hanya terdiam dan diam tanpa mau bergerak maju.
kehidupan musafir jaman rasulullah dan saat ini mencerminkan bahwa ada banyak ranah di belahan bumi lain yang jika tidak dimanfaatkan dengan baik, maka sia-sia lah arti hidup ini.
semisal belajar,,,ada banyak sistim dan metode juga teori yang berbeda antara satu manusia, peradaban, dan lainnya yang tentu tidaklah sama.
teringat pesan imam syafi'i yang mengatakan bahwa, pergilah merantau. maka kau akan dapatkan pengganti. maksudnya disini adalah, jika kita mau membuka tangan dan pikiran kita pada hal-hal baru lainnya, maka disanalah kelak kita akan mendaptkan sesuatu yang baru dan belum pernah kita ketahui sebelumnya. namun jangan khawatir akan kesepian, karena disana juga, ada ribuan bahkan jutaan orang-orang yang dengan pemikiran juga budaya mereka, mau menerima kedatangan kita dan mengajak kita melangkah dinamis..
karena itulah, jangan sekali-kali mau berdiam diri.. karena sesuatu yang pasti di dalam hidup ini adalah perubahan. dan perubahan itu sendiri, tidak datang tanpa kemauan untuk merubah diri... menjadi pribadi dinamis dan bertanggung jawab...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar